Kamis, 22 November 2012

Ikan Mas Bertindik di Waduk Selorejo Ngantang

Oleh Wong Ngantang - Kamis, November 22, 2012 | 1 comment

Ketika berkunjung ke Waduk Selorejo Ngantang, pasti yang diketahui pembaca hanyalah panorama keindahan Waduk Selorejo Ngantang, keheningan dan ketenangan ketika berada disana saja. Di samping hal itu, sesungguhnya tersembunyi sebuah mitos yang mungkin warga Ngantang sendiri masih banyak yang belum mengetahuinya, apalagi warga luar Ngantang yang berkunjung ke Waduk Selorejo Ngantang.

Mitos yang berkembang di Waduk Selorejo itu ialah keberadaan ikan mas raksasa yang bertindik yang berada di dasar Waduk Selorejo Ngantang, lebih tepatnya berada di bagian perbatasan antara pusat kuliner dengan kebun jambu. Menurut nara sumber, di dasar waduk tersebut terdapat sesuatu seperti sebuah kastil besar yang dikelilingi oleh tulang kepala kerbau yang saling tumpang tindih dan berjajar-jajar. Ikan mas itu bukan sembarang ikan mas. Selain ikan mas itu raksasa dan bertindik, ternyata ikan mas raksasa itu sebenarnya ialah seorang wanita berparas jelita yang memakai sanggul, mahkota, anting emas bundar besar, kebayak jawa (berwarna merah,putih dan hitam) dan jarik batik (kain batik yang dibuat rok panjang tanpa jaitan).

Memang tidak masuk akal dan sulit untuk dipercaya. Tetapi, menurut kesaksian warga Ngantang sendiri banyak orang yang telah menjadi korbanya. Pernah terjadi suatu kejadian yang mustahil terjadi tapi memang benar-benar terjadi. Ada seorang nelayan yang mengambil ikan dengan cara mengebom atau semacam cara yang dapat merusak ekosistem yang ada di dalam Waduk Selorejo Ngantang atau sejenisnya, karena warga Ngantang sendiri masih belum tahu pasti apa yang diperbuat si nelayan pada malam hari. Saat si nelayan beraksi, tiba-tiba terdengar suara gemuruh air waduk yang meluap-luap yang ternyata muncul suatu ikan, yang jika diamati ternyata ikan itu ialah ikan mas raksasa bertindik yang muncul ke permukaan dan membuat si nelayan ketakutan. Wajar saja jika si nelayan ketakutan, karna ikan yang dia temui bukan ikan seperti pada umumnya. Melainkan ikan yang dikabarkan oleh warga-warga sekitar waduk telah memakan banyak korban. Dan karena si ikan mas itu tidak suka dengan perbuatan si nelayan, maka si nelayan dibawa ke dasar waduk selorejo lebih tepatnya di kastil ikan mas tersebut. Menurut berita yang simpang siur beredar diwarga sekitar, si nelayan ditemukan di pinggir kebun jambu beberapa hari kemudian setelah kejadian itu. Dan ternyata si nelayan itu telah menjadi korban si ikan mas itu. Setelah kejadian itu para nelayan yang mencari ikan di Waduk Selorejo Ngantang lebih hati-hati dalam bertindak dan waspada jika bernelayan pada malam hari.

Kejadian itu memang fakta dan sulit dicerna fikiran, tapi begitulah yang terjadi dan mitos ini pun boleh dipercaya boleh tidak. Menurut warga Ngantang sendiri, ikan mas raksasa bertindik ini tidak perlu ditakuti karena ikan mas ini hanya ingin melindungi Waduk Selorejo Ngantang dari tangan-tangan orang yang tidak bertanggung jawab seperti si nelayan tadi. Dan warga Ngantang memberi julukan ikan mas ini “iwak tindi’an”. Dan semoga saja tidak ada lagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk pembaca, jangan takut berkunjung ke Waduk Selorejo hanya karena ikan mas raksasa bertindik itu, karena ikan mas itu hanya akan muncul jika ada orang yang berbuat tidak baik pada Waduk Selorejo ngantang. Intinya, ikan mas itu tidak suka pada orang yang berbuat tidak baik di Waduk Selorejo Ngantang. Jadi, kita jangan takut pada sesuatu yang belum kita ketahui kepastiannya dan tetap WASPADALAH...WASPADALAH...!!!!! (Lita Aprilia-ngantang.com)

Related Post



1 komentar:

Blogger Template by Clairvo